Sekitar pukul 10 pagi tadi (23/10) sebuah bangunan jembatan penghubung di Tanah Abang runtuh. Ada 10 orang korban dan sebuah mobil tertimbun dalam reruntuhan bangunan tersebut.
Para korban merupakan pekerja bangunan yang sedang mengerjakan bangunan tambahan yang rencananya untuk toilet. Bangunan ini merupakan bangunan tambahan berupa jembatan yang menghubungkan dua gedung yang suda ada.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta menerjunkan tim penyelamatnya, baik dari Sudin Pusat dan Barat. Setelah 1 jam lebih 7 orang berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan. Sementara 3 orang lainnya sampai saat ini belum dapat dievakuasi.
Dari 7 orang yang berhasil dievakuasi, 1 orang tewas. Sementara 6 orang korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan. Korban yang dilarikan ke RS Tarakan diantaranya adalah Heri, Agung, Hari dan hafidz. Korban yang terluka paling parah adalah Agung, yang saat ini sudah menjalani rontgen dan sudah dikembalikan ke ruang perawatan.
Walikota Jakarta Pusat, Sylvia Murni, saat dihubungi menjawab bahwa bangunan tersebut memang sudah memiliki izin untuk mendirikan bangunan (IMB), namun untuk bangunan tambahan yang runtuh tersebut memang dia belum mengetahuinya.
Sementara sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab runtuhnya bangunan.
| Sun | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
14 | 15 | 17 | 18 | 19 | 20 | |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
Copyright 2009 - Developed by HACART Company
Jumlah Pengunjung
21338